40 Tempat Wisata Hitz dan Seru di Jogjakarta yang Tidak Boleh Untuk Kamu Lewatkan

40 Tempat Wisata Hitz dan Seru di Jogjakarta yang Tidak Boleh Untuk Kamu Lewatkan

Hai Travelers , kalian pasti sudah tidak asing dengan tempat yang satu ini. Sesuai dengan judulnya, kali ini kita akan membahas tentang Objek wisata Hitz yang ada di Jogjakarta. Jogjakarta atau Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang merupakan penggabungan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Memiliki luas 3.185,80 km2, Daerah Keraton ini dipimpin oleh seorang gubernur yang juga merupakan sultan dari kesultanan yogyakarta yaitu Hamengkubowono X.

Jogja atau bisa kita sebut dengan Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata favorit di Indonesia. Kota ini tidak hanya di padati oleh turis domestik, turis asing pun banyak yang berkunjung ke kota ini karena memang kota ini sudah sangat terkenal oleh keindahan wisata dan kearifan lokalnya. Tidak heran jika kota ini mempunyai slogan Jogja Istimewa. Selain itu jogjakarta juga masih menjunjung tinggi kebudayaan lokal yang membuat tempat ini memiliki differensiasi dan keunikan khas dibanding tempat lainnya yang ada di indonesia.

Alasan mengapa banyak nya wisatawan yang menetapkan Jogja sebagai tujuan wisata mereka adalah karena beragamnya pilihan wisata yang dapat travelers pilih sesuai keinginanmu. Banyak tempat wisata yang dapat travelers kunjungi di Jogjakarta mulai dari pantai, gunung, bangunan bersejarah, pasar tradisional dan kesenian, hutan, waterfall, wisata religi, dan masih banyak lagi. Selain itu, agenda wisata ke Jogjakarta juga menawarkan Cost yang sangat murah dan terjangkau. Jika travelers menginginkan perjalanan wisata yang eksotis, alami, dan murah meriah, maka jogja lah pilihan yang tepat untuk travelers kunjungi. Artikel yang saya tulis ini adalah sebagai pertimbangan buat travelers nih yang hendak menyusun rencana perjalanan ke Jogjakarta, supaya travelers gak bingung lagi nentuin destinasi wisata yang Hitz dan Favorit di Jogjakarta. langsung aja yuk simak tulisan dibawah ini : 40 Tempat Wisata Hitz dan Seru di Jogjakarta yang tidak boleh untuk kamu lewatkan.

  1. Candi Prambanan

Candi yang dibangun pada abad 9 masehi ini merupakan Candi Terbesar yang ada di Indonesia. Candi ini dinobatkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia yang harus dijaga dan dilestarikan. Candi Prambanan bisa juga disebut dengan Candi Roro Jongrang. Sebutan ini terkait dengan sebuah legenda yang beredar di masyarakat jawa tentang seorang pangeran yang bernama Bandung Bondowoso yang jatuh hati kepada seorang puteri yang bernama Rara Jongrang. Sang puteri pun mengajukan syarat kepada Bandung Bondowoso untuk membuatkan candi dengan 1000 arca yang harus diselesaikan dalam waktu 1 malam. Permintaan sang puteri pun disanggupi oleh bondowoso. Ketika bondowoso hampir menyelesaikan permintaan roro jongrang, sang puteri meminta bantuan penduduk desa untuk menumbuk padi agar ayam jantan berkokok sehingga menandakan hari sudah pagi. Bondowoso yang sadar sedang dicurangi oleh roro jongrang telah menyelesaikan 999 arca, lalu karena murka dia mengutuk puteri roro jongrang menjadi arca yang ke 1000.

Candi prambanan terbagi dalam 3 area yaitu pelataran njobo (luar), tengahan (tengah), dan njeron (dalam). Ketiga area tersebut mencerminkan kosmologi hindu yaitu mengisahkan tentang urutan alam yang dilalui manusia. Pelataran njobo yang memiliki luas 390 m2 menggambarkan Bhurloka yang tergambar dari kaki bangunan pelataran. Bhurloka yaitu penuh hawa nafsu. Pelataran tengahan yang memiliki luas 222 m2 dan memiliki 4 teras yang tersusun berundak mencerminkan Bhuvarloka. Bhuvarloka merupakan alam tengah yang terisi oleh para dewa dan orang suci namun bukan yang tertinggi. Pada alam inilah hawa nafsu kembali kepada keadaan suci dalam perjalanan menuju tuhan. Sedangkan pelataran njeron mencerminkan Svargaloka yang bermakna alam tertinggi dan paling suci. Mahkota yang menghiasi candi-candi pada pelataran njeron ini adalah cerminan dari Svargaloka. Selain itu travelers juga dapat menjumpai ukiran relief yang menceritakan kisah tentang ramayana. Relief  lainnya adalah pohon kalpataru. Pohon kalpataru dianggap sebagai pohon kehidupan oleh masyarakat hindu. Pohon ini juga dijadikan sebagai lambang oleh Wahana Lingkungan Hidup juga dapat ditemukan pada gunungan pada pembukaan kesenian wayang. Selain belajar sejarah dan budaya, aktifitas lainnya yang dapat travelers lakukan di tempat ini adalah bersepeda, photo session, membeli oleh-oleh, dan masih banyak lagi. Jika travelers tertarik untuk berkunjung ke candi prambanan, maka datanglah ke Desa Prambanan yang secara administratif  candi ini berada dalam 2 wilayah sekaligus yaitu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

 

  1. Candi Ratu Boko

Selain candi prambanan, situs bersejarah lainnya yang dimiliki oleh jogja adalah candi ratu boko. Bangunan prestisius yang berlokasi tidak jauh dari candi prambanan ini adalah peninggalan bersejarah yang kental dengan sejarah perkembangan Hindu di Nusantara khususnya di pulau jawa. Candi ratu boko kadang juga bisa disebut dengan istana ratu boko atau situs ratu baka. Sebutan istana dikarenakan reruntuhan situs ini dipercayai sebagai Keraton Raja Mataram yang bernama Ratu Boko.

Kompleks ratu boko berada pada dataran tinggi sehingga travelers akan disajikan pemandangan yang indah dan memukau. Dari kejauhan akan terlihat candi prambanan dan candi kalasan ditemani oleh latar belakang gunung merapi. Suasana pedesaan dan sawah yang hijau turut hadir mengelilingi tempat ini. didalam kompleks bangunan ini terdapat bangunan pemujaan dan kolam dan diluar kraton terdapat alun-alun. Dalam momen tertentu terdapat pagelaran kesenian khas jawa yaitu gamelan yang dipamerkan ditempat ini. Hiburan kesenian yang disajikan oleh para pelaku seni tradisional ini dapat menghibur pengunjung yang datang ke tempat ini sekaligus memperkenalkan kesenian khas jawa. Jika travelers memang tertarik untuk datang ke tempat ini, maka datanglah ke Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Upside Down World Jogjakarta

Tempat wisata yang satu ini diperuntukkan untuk travelers yang sedang mencari tempat wisata dengan spot foto terbaik dan unik. Jika travelers sedang berada di Jogja, tak ada salah nya untuk berkunjung ke tempat unik ini, Upside Down World. Upside down world memiliki konsep sebagai tempat yang menyediakan aneka spot foto yang unik dan menarik. Berfoto di tempat ini membuat travelers seolah-olah berada di dalam tempat yang terbalik layaknya travelers seperti kehilangan gravitasi dan melayang hingga kaki travelers menyentuh atap.

Tempat wisata yang menyajikan spot foto unik ini terbilang masih baru karena baru dibuka pada Juli 2016. Walaupun masih baru, namun tempat ini sudah sangat populer di kalangan para wisatawan karena peran social media yang membuat informasi tentang keunikan tempat ini tersebar secara luas dan cepat. Hal unik yang akan kita temukan ditempat ini adalah semua perabotan dan aksesoris yang ada di dalam Upside Down World  Jogjakarta 100% original atau asli. Terdapat 8 ruangan yang bisa travelers jadikan spot foto di tempat ini antara lain kamar tidur, kamar anak, ruang makan, ruang tamu, ruang laundry, ruang 3D, dapur, dan kamar mandi. Jika travelers memang tertarik untuk berfoto ria di tempat ini, datanglah ke alamat ini : Jl. Ringroad Utara, Puyeran, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Tebing Breksi

Bukit batu raksasa ini merupakan ketidaksengajaan yang terbentuk dari aktifitas penambangan batu kapur yang telah ditutup pada 2015. Tebing breksi dulunya adalah endapan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Setelah diteliti oleh para ahli geologi, endapan batu ini masuk kedalam batu purba yang telah berusia ribuan tahun dan merupakan bagian dari situs warisan candi ijo. Karena hasil penelitian tersebut dan mencegah kerusakan alam dan sejarah ke tahap yang lebih parah lagi akhirnya penambangan tersebut terpaksa harus ditutup.

Sisa-sisa batu raksasa tersebut membentang dan menjulang tinggi. Nuansa seni semakin kental ketika para seniman lokal membuat batu raksasa ini sebagai media kreatifitas mereka. Para seniman tersebut membuat ukiran di batu besar ini dengan gambar-gambar wayang dan ukiran lainnya. Para wisatawan yang datang ke tebing breksi tidak pernah melewatkan untuk memanjat bukit batu ini melalui tangga-tangga yang telah tersedia yang tersusun dari sisa batu hasil penambangan. Sesampainya diatas bukit batu, travelers dapat melihat pemandangan candi ijo dan candi boko. Selain itu travelers juga dapat menikmati Sunrise dan Sunset dari atas bukit. Jika travelers ingin datang ketempat ini, maka datanglah ke alamat ini : Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Museum Monumen Yogyakarta Kembali

Museum Monumen Yogyakarta Kembali merupakan bangunan bersejarah sekaligus lambang perjuangan bangsa indonesia terhadap penjajahan belanda. Museum ini merupakan memoriam dan lambang penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa atas kemerdekaan Republik Indonesia. Belanda yang masih tidak mau mengakui kemerdekaan indonesia dan hendak menjajah kembali indonesia berusaha untuk melumpuhkan Pemerintahan Yogyakarta.

Tinta emas sejarah bermula ketika letkol soeharto atas persetujuan Sultan Hamengkubuwono IX bergerak untuk menggempur pertahanan belanda pada pukul 06.00 tanggal 1 Maret 1949  yang terkenal dengan istilah Serangan Umum 1 Maret. Setelah pertempuran sengit berlangsung selama 6 jam, akhirnya pihak TNI berhasil menduduki kembali kota Yogyakarta. Kemudian pada pukul 12 siang, pasukan TNI menarik kembali pasukannya untuk mundur karena bantuan pasukan belanda yang datang. Pertempuran ini atau yang dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret merupakan pembuktian TNI kepada Dewan Internasional PBB bahwa mereka masih exist dan memiliki kekuatan. Efek dari serangan ini yang akhirnya membuat belanda marah dan menangkap Presiden Soekarno dan Muhammad Hatta untuk kemudian diasingkan ke Sumatera. Setelah itu belanda membuat propaganda bahwa Republik Indonesia sudah tidak ada lagi.

Pihak TNI pun tidak mau berpangku tangan atas propaganda Penjajah Belanda. Berita pertempuran dan perlawanan TNI yang dapat memukul mundur pasukan belanda dikabarkan ke Wonosari untuk kemudian diteruskan ke Bukit Tinggi lalu kemudian ke Birma setelah itu ke New Delhi dan pada akhirnya berita tersebut sampai kepada Kantor PBB yang berada di New York. Setelah berita tersebut sampai ke PBB, PBB menganggap bahwa indonesia sudah merdeka dan mendesak untuk mengadakan komisi tiga negara. Diadakanlah pertemuan penting dan bersejarah pada 14 April 1949 yang bertempat di Hotel Des Indes Jakarta. Indonesia diwakili oleh Moh. Roem dan pihak belanda diwakili oleh Van Royen. Hasil dari pertemuan tersebut adalah penandatanganan perjanjian yang ditandatangani pada 07 Mei 1949 yang menyatakan bahwa Belanda harus menarik pasukannya dari Indonesia serta harus memulangkan Presiden Soekarno dan Muh. Hatta ke Yogyakarta. Pihak belanda akhirnya secara resmi menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949.

Bentuk bangunan museum ini menyerupai bentuk kerucut serta memiliki 4 lantai. Terdapat banyak benda-benda bersejarah yang masuk dalam koleksi monumen jogja kembali seperti senjata, buku, telephone, mesin ketik, replika, dan masih banyak lagi. Terdapat 422 tulisan dinding nama-nama para pahlawan yang gugur dalam medan perang antara 19 Desember 1948 sampai 29 Juni 1949. Oleh masyarakat Jogjakarta, museum ini dikenal dengan nama Monjali, singkatan dari monumen jogja kembali. Jika travelers ingin menyelami sejarah perjuangan Jogja, maka datanglah ke museum ini yang beralamat di Dusun Jongkang, Sariharjo, Kec. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Candi Ijo

Candi ijo merupakan candi yang letaknya paling tinggi diantara candi-candi lainnya yang ada di Yogyakarta. Dibangun pada abad ke 9 Masehi, Candi ini terletak di sebuah bukit yang bernama Bukit Hijau atau Gumuk Ijo yang memiliki ketinggian sekitar 410 meter dari permukaan air laut. Karena lokasi nya yang berada pada ketinggian, pemandangan alam nan indah dapat dilihat dengan jelas dari bangunan candi ini seperti daerah pertanian dengan sudut elevasi yang curam.

Kompleks candi ijo memiliki 17 struktur bangunan yang dibagi lagi kedalam 11 teras berundak. Sejak travelers memasuki bangunan candi ini, travelers akan menjumpai beragam bentuk seni rupa yang ada pada candi hindu ini. pada teras puncak terdapat candi induk dan juga 3 candi perwara (candi pendamping). Rerumputan hijau yang tumbuh memenuhi halaman candi sangat asyik untuk travelers jadikan tempat berpiknik. Suasana yang tenang dan damai menyelimuti area kompleks bangunan candi ini. Selain itu tempat ini memiliki koordinat lokasi yang sangat pas dan cocok untuk travelers melihat sunset. Jika travelers berminat untuk mengunjungi Candi yang penuh akan nilai sejarah ini, maka datanglah ke alamat ini : Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY

 

  1. The World Landmark Merapi Park

Berkunjung ke tempat ini travelers akan merasakan sensasi seperti keliling dunia dalam waktu yang cukup singkat, bagaimana bisa ya ?  The World  Landmark Merapi adalah sebuah wahana taman wisata yang didalamnya terdapat miniatur-miniatur bangunan ikonik yang terkenal di Dunia. sebut saja kincir angin belanda, patung liberty new york, hingga menara eifel khas paris ada di wahana ini. walau tempat ini memiliki konsep yang unik dan padat pengunjung namun tetap memberlakukan tiket masuk yang sangat murah yaitu hanya Rp. 20.000.

Banyaknya wisatawan yang datang ketempat wisata ini adalah karena tempat ini menawarkan spot foto yang unik dan menarik. Para Foto Hunter sangat menyukai tempat ini karena terdapat banyak objek yang menarik dan unik seperti bangunan mini khas amerika dan eropa yang dapat travelers jumpai disini dan sangat bagus dijadikan untuk background foto travelers. Berfoto ria di tempat ini dijamin akan mengundang like para followers travelers di instagram. Tidak hanya miniatur, tempat ini juga menyediakan cafe jika travelers ingin membeli makanan dan minuman. Tempat beristirahat, toilet, dan tempat parkir luas pun juga telah disediakan oleh wahana wisata ini. lalu apa travelers sekarang tertarik untuk berkunjung ke tempat wisata yang unik ini? jika tertarik langsung saja travelers datangi Jl. Kaliurang Km 25, Kelurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. The Lost World Castle Kaliurang Jogja

Selain The World Landmark Merapi Park, tempat wisata di jogjakarta yang menawarkan spot foto yang instagrammable lainnya adalah The Lost World Castle. berada pada lereng Gunung Merapi yang masih menampakkan sisa-sisa batu erupsi dan juga di kelilingi oleh padang rumput dan hutan yang rimbun sehingga menawarkan pemandangan dan suasana alam yang luar biasa untuk travelers nikmati. Jika travelers pernah menonton Benteng Takeshi yaitu sebuah acara Game ala Castle dari Jepang maka travelers akan mendapati bangunan tempat ini layaknya seperti benteng takeshi. Sugoi . .

Banyak spot-spot foto keren yang dapat travelers temukan ditempat ini seperti Spot foto Tiruan Batu Stonehenge (situs batu prasejarah di inggris) , awan putih, taman koboi, sayap bidadari, sepeda motor terbang, 3D ilusi sebagai latar belakang foto, dan masih banyak lagi. Walau tempat ini sempat menuai kontroversi karena berada di Zona Rawan Bencana karena berada pada lereng gunung merapi bahkan sempat ditutup, namun akhirnya tempat ini dapat beroperasi kembali walaupun belum mendapatkan izin resmi. Penasaran dengan wisata ala castle yang unik ini? kalau penasaran travelers bisa langsung meluncur ke alamat ini : Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Pemandian Tirta Budi (Blue Lagoon)

Tempat pemandian yang satu ini layak untuk pertimbangkan sebagai destinasi wisata yang harus travelers kunjungi di Yogyakarta . Pemandian alami Blue Lagoon atau bisa disebut dengan Pemandian Tirta Budi berasal dari sumber mata air yang muncul di permukaan tanah yang terletak di dalam kolam. Untuk membuktikan hal tersebut dapat terlihat dari gelembung-gelembung yang keluar dari permukaan tanah.

Yang membuat tempat pemandian ini begitu cepat terkenal adalah karena warna biru dan jernih nya air yang dimiliki oleh pemandian alami ini. warna biru itu jugalah yang membuat pemandian ini dijuluki dengan sebutan blue lagoon yaitu sebuah objek wisata di Islandia dengan warna air biru nan jernih. Selain kejernihan dan indahnya kebiruan air pemandian ini, travelers juga akan menikmati rindangnya pepohonan bamboo yang menjadi latar belakang tempat pemandian ini. karena pariwisata ini masih terbilang baru, maka wajar jika pengelolaan pariwisata ini dijalankan mandiri oleh masyarakat setempat. Akses untuk menuju lokasi pemandian pun masih belum terlalu cukup bagus dan mulus namun masih dalam batas toleransi. Untuk masalah fasilitas travelers tidak perlu khawatir karena tempat ini telah menyediakan berbagai macam fasilitas yang cukup memadai seperti tempat parkir kendaraan, musholla, kamar mandi, gazebo, penginapan, tempat penitipan barang, warung, dan penyewaan alat berenang. Jika tekad travelers sudah bulat untuk memutuskan berkunjung ke tempat pemandian biru nan cantik ini, travelers bisa datang ke alamat ini : Area Sawah, Widodomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55584.

 

  1. Alun-alun Kidul

Kesultanan Yogyakarta memiliki dua alun-alun yang terletak dibagian depan dan dibagian belakang keraton. Alun-alun yang pertama terletak di depan keraton yang disebut sebagai alun-alun utara (alun-alun lor) dan alun-alun yang kedua terletak di bagian belakang keraton yang disebut sebagai alun-alun selatan (alun-alun kidul). Sebelum menjadi tempat nongkrong yang nge-hitz seperti sekarang ini, dulunya alun-alun kidul adalah sebagai sarana tempat latihan ketangkasan bagi para prajurit keraton. Pada masa dulu berbagai latihan ketangkasan diadakan di alun-alun bagi para prajurit keraton antara lain rampok macan (lomba adu harimau), setonan (ketangkasan berkuda), manahan (perlombaan memanah dengan posisi duduk dan kaki bersila), dan masangin (berjalan diantara dua pohon beringin dengan mata tertutup).

Namun saat ini tidak ada lagi pagelaran latihan bagi para prajurit keraton dan alun-alun kidul menjadi public area dan berfungsi sebagai tempat hiburan bagi masyarakat. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini biasanya tidak akan melewatkan aktifitas ritual laku masangin yang sangat populer di alun-alun kidul. Ritual masangin adalah berjalan diantara dua pohon beringin (ringin kurung) dengan mata tertutup. Konon diantara kedua pohon beringin tersebut terdapat rajah yang bermanfaat sebagai penolak bala. Cerita lainnya dari ritual masangin ini adalah hanya orang yang berhati baik yang dapat lolos melewati ringin kurung sedangkan orang yang berniat jahat tidak bisa lolos dari ringin kurung. Namun ritual masangin yang dilakukan para wisatawan saat ini di alun-alun kidul hanyalah sebuah permainan seru-seruan untuk mengisi liburan seru di jogjakarta. Selain bermain masangin, travelers juga bisa menaiki sepeda tandem atau odong-odong hias dengan lampu warna-warni. Jika sudah agak lelah bersepeda, travelers bisa mencicipi wedang ronde dan ataupun secangkir kopi di warung lesehan yang beralaskan tikar di tempat ini. tempat yang sangat kental dengan unsur tradisional Jogja ini sangat wajib travelers kunjungi jika sedang berada di jogjakarta . setelah membaca tulisan ini apakah travelers tertarik untuk wisata ke alun-alun kidul? Jika travelers tertarik, travelers bisa langsung datang ke alamat ini : Jl. Alun Alun Kidul, Patehan, Kraton, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Museum Sandi

Jika travelers orang yang suka dengan teka-teki dan pengetahuan khususnya sejarah perkembangan ilmu intelijen di indonesia, maka tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat yang satu ini, Museum Sandi Yogyakarta. Museum ini merupakan museum sandi pertama dan kemungkinan satu-satu nya yang ada di Indonesia. Koleksi yang dimiliki oleh museum ini antara lain mesin sandi buatan luar negeri maupun indonesia, buku kode sandi, dan telegraf. Pembangunan museum ini berawal dari gagasan Sri Sultan Hamengkubuwono X yang juga menjabat sebagai Gubernur DIY. Museum ini diresmikan pada tanggal 29 juli 2008 oleh Gubernur DIY, Kepala Lembaga Sandi Negara, dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.

Di dalam museum ini terdapat seperangkat alat-alat sandi yang digunakan pada masa dulu untuk melakukan persandian seperti telegraf yang dibuat pada tahun 1809 yang didapatkan oleh para pejuang karena berhasil merebut stasiun telegraf dari tangan belanda. Selain itu juga terdapat mesin sandi BC-543 buatan swedia dan mesin sandi SRE-KG buatan indonesia. Mesin sandi tersebut pada masa dahulu digunakan untuk mengirim sinyal penyerangan ke markas musuh tanpa terdeteksi. Selain mesin sandi, terdapat beberapa perangkat yang digunakan kurir dalam melaksanakan tugas, salah satu perangkat yang digunakan adalah sepeda ontel yang digunakan untuk mengantar surat-surat rahasia. Jika travelers tertarik dengan sejarah sandi dan penerapannya di masa perjuangan kemerdekaan, maka kunjungilah museum sandi ini yang beralamat di Jl. Faridan Muridan Noto, no.21, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Malioboro

Siapa yang tidak kenal tempat populer yang satu ini. mendengar namanya saja travelers sudah tahu bahwa tempat ini adalah destinasi wajib bagi para wisatawan yang hendak ke Jogja. Kawasan perbelanjaan populer dan legendaris ini seakan menjadi icon shopping nya Jogjakarta. Tapi taukah travelers bahwa malioboro mempunyai catatan historis yang sangat bernilai? Pemberian nama malioboro berawal dari peristiwa pendudukan jogja oleh seorang kolonel inggris, Marlborough. Pendudukan britan yang berlangsung pada 1811-1816 inilah yang membuat nama jalan ini menjadi malioboro. Lalu setelah pihak belanda menguasai wilayah jogjakarta, malioboro dijadikan sebagai pusat aktifitas pemerintahan dan perekonomian yang bertujuan yang bertujuan untuk menyaingi sekaligus mengungguli kekuasaan keraton jogjakarta yang menguasai wilayah jogjakarta.

Malioboro adalah surga bagi para shopper yang mencintai aktifitas belanja di saat traveling. Di kawasan ini, terdapat berbagai pusat-pusat perbelanjaan besar, tempat kuliner, gerai batik, cinderamata, dan lain-lain. Beragam macam kerajinan khas jogja pun dapat travelers temui disini seperti pernak-pernik, souvenir, kerajinan kayu, baju batik, dan lain-lain. Hal yang menarik dari malioboro adalah ketika travelers melakukan proses tawar menawar dengan para pedagang terutama untuk jenis barang seperti cinderamata dan souvenir. Barang yang ditawarkan oleh pedagang kaki lima tersebut berbaris sepanjang trotoar jalan malioboro. Disini kelihaian dalam tawar-menawar adalah kuncinya. Travelers bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah dari harga sebelumnya jika travelers pintar dalam menawar dan bernegosiasi. Selain itu juga terdapat banyak objek wisata bersejarah yang tidak jauh dari kawasan malioboro seperti Keraton Yogyakarta, Benteng Vredeburg, Masjid Agung, Museum Sonobudoyo, Kampung Kauman, dan lain-lain. Jika travelers ingin merasakan sensasi berbelanja di kota prestisius ini, tinggal datangi saja ke alamat ini : Jl. Malioboro, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Keraton Yogyakarta

Jika travelers ingin merasakan sensasi wisata budaya sekaligus wisata sejarah, maka travelers wajib untuk berkunjung ke tempat yang satu ini. Keraton Yogyakarta atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan sebuah Istana Kesultanan Yogyakarta yang dibangun serta dirancang langsung oleh Sultan Hamengkubuwono I pasca perjanjian giyanti pada 1755. Dari perjanjian giyanti itulah akhirnya Kerajaan Mataram Islam terpecah menjadi 2 bagian yaitu Kota Solo yang dipimpin oleh Pangeran Pakubuwana III dan Kota Yogyakarta yang dipimpin oleh Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengkubuwono I. Terdapat sebuah kisah tentang penentuan lokasi keraton yogyakarta. Konon Sang Sulthan sedang berdiam diri di sebuah mata air yang dikenal dengan nama Umbul Pacethokan yang berlokasi di tengah hutan beringin. Tempat tersebut merupakan sebuah pesanggrahan atau tempat istirahat yang juga digunakan sebagai tempat istirahat iring-iringan pembawa jenazah para raja yang hendak dimakamkan di imogiri. Merasa cocok akhirnya sang sultan memutuskan untuk mendirikan istana di tempat tersebut pada 1755 atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Keraton Yogyakarta.

Sampai saat ini keraton yogyakarta menjadi tempat tinggal Sultan Jogja bersama keluarganya yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kebudayaan etnik Jawa terasa sangat kental di kawasan keraton ini. di kawasan keraton travelers dapat menemukan kesenian, pakaian adat, kebudayaan, hingga arsitektur bangunan khas jawa. Selain itu juga terdapat beberapa lukisan, foto-foto raja jawa, keris, silsilah raja jawa, dan rumah batik. Ketika memasuki rumah batik, terdapat larangan untuk mengambil gambar karena motif  batik merupakan representasi simbol istana jawa yang hanya boleh dicetak dan dipakai dalam lingkungan keraton. Pertunjukan kesenian tidak lupa untuk sering ditampilkan di dalam kawasan keraton seperti tari serimpi dan pertunjukan musik khas jawa yaitu gamelan. Jika travelers ingin mampir ke keraton yogyakarta, maka kunjungilah alamat ini : Jalan Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Museum Batik Yogyakarta

Jika travelers adalah pengemar berat kerajinan batik, maka travelers wajib berkunjung ke Museum Batik Yogyakarta. Museum batik jogja berdiri pada tanggal 12 Mei 1977 atas prakarsa keluarga Hadi Nugroho. Alasan pendirian museum ini adalah karena kesadaran akan kerajinan kain batik yang mendapatkan perhatian besar dari masyarakat setempat maupun dari wisatawan asing sehingga mendorong keluarga ini merintis untuk melakukan upaya pengumpulan kain batik yang di tuangkan dalam museum ini.

Museum Batik Jogja mempunyai koleksi batik yang cukup lengkap. Berbagai jenis batik dari berbagai daerah turut menghiasi koleksi pajangan museum ini. ragam motif  batik yang dimiliki oleh museum ini cukup beragam antara lain pasisiran (demak, semarang, pekalongan dan kedungwuni, cirebon dan lasem ), kebumen, kulon progo, Jawa Tengahan (Yogyakarta dan Solo), imogiri, madura, mBayar-Klaten, dan lain-lain. Selain koleksi batik, museum ini juga memiliki koleksi sulaman tangan yang beragam, bahkan MURI pernah menganugerahi penghargaan kepada museum batik ini karena atas karya sulaman terbesar diatas kain batik yang memiliki ukuran 90 x 400 cm2. Selain melihat koleksi-koleksi batik yang ada di museum ini, travelers juga bisa mengikuti pelatihan membatik dengan harga yang terjangkau. Travelers akan diajarkan tentang tata cara dan kaidah dalam membatik oleh para professional dibidang batik mulai dari membuat pola, menentukan motif  batik, hingga cara menggunakan canting untuk mewarnai. Travelers tertarik ikut pelatihan membatik di museum disini? Jika tertarik langsung saja untuk meluncur ke alamat ini : Jl. Dr Sutomo No.13A, Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55211.

 

  1. Museum Sasmitaloka

Selain Keraton Yogyakarta, Tempat wisata bersejarah lainnya yang ada di jogjakarta adalah Museum Sasmitaloka yang berlokasi di Jl. Bintaran Wetan no. 3 Yogyakarta. Museum ini dulunya adalah tempat tinggal seorang Jenderal besar yang sangat berjasa dalam revolusi bangsa indonesia, Jenderal Sudirman. Pada masa penjajahan belanda, gedung ini difungsikan sebagai rumah dinas pejabat keuangan Puro Paku Alam VII, Mr. Wijnschenk. Dan pada masa pendudukan jepang, gedung ini dikosongkan serta perabotnya disita oleh pihak tentara jepang. Setelah indonesia mencapai kemerdekaan, gedung ini dijadikan sebagai Markas Kompi ‘Tukul’ Batalyon  Letnan Kolonel Soeharto. Lalu pada tanggal 18 desember 1945 sampai 19 desember 1948 gedung ini dijadikan sebagai kediaman Jenderal Sudirman pasca dilantik sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat.

Terdapat beberapa ruangan yang menghiasi museum ini antara lain ruang santai, ruang tamu, ruang kerja, ruang tidur bapak sudirman, ruang tidur tamu, ruang tidur putra putri, ruang sekretariat, ruang palagan ambarawa, ruang RS Panti Rapih, ruang koleksi kendaraan, ruang koleksi gunung kidul dan sobo, ruang diorama, ruang dokumentasi, dan ruang koleksi pribadi. Didalam museum ini terdapat beberapa koleksi peninggalan jenderal sudirman seperti meja dan kursi yang berada di ruang tamu, lampu gantung kuno, meja kerja, pesawat telpon, lemari arsip, pedang katana, piagam penghargaan dan tanda jasa yang diberikan pemerintah RI kepada bapak sudirman, senapan lee enfield, dan replika keris yang selalu dibawa jenderal sudirman sewaktu memimpin perang gerilya. Kehidupan seorang jenderal yang penuh dedikasi untuk bangsa ini tertuang dalam museum ini. dengan mengunjungi museum ini, travelers akan banyak mendapatkan nilai-nilai luhur dari seorang jenderal sudirman yang selalu berjuang untuk kepentingan orang banyak bahkan walaupun harus melawan penyakit paru-paru yang diderita nya.

 

  1. Candi Barong

Candi bercorak hindu ini masuk kedalam satu dari sekian objek wisata di jogja yang wajib untuk travelers kunjungi. Candi barong diperkirakan dibangun antara abad  9 dan 10 masehi. Walaupun candi ini sudah terhitung kuno, namun candi ini baru ditemukan pada abad 20 tepatnya pada tahun 1913 oleh seorang berkebangsaan belanda ketika hendak melakukan perluasan kebun tebu untuk produksi pabrik gula di daerah tersebut. Ketika ditemukan kondisi candi ini sangat memprihatinkan yaitu hanya berupa reruntuhan sehingga sulit untuk dikenali dari bentuk bangunan aslinya. Pada tahun 1987 dilakukan pemugaran pada bangunan candi ini. Dua candi utama yang juga sebagai candi induk disusun kembali dan selesai pada tahun 1992. Setelah itu dilanjutkan dengan pemugaran talud dan pagar.

Candi yang terletak tidak jauh dari istana ratu boko ini merupakan tempat pemujaan Dewa Wisnu. Hal itu dapat diungkapkan dengan keberadaan arca dewi sri, istri dewa wisnu yang juga sekaligus sebagai dewi kesuburan. Pemujaan terhadap dewa wisnu di candi ini adalah terbilang cukup unik karena pada umumnya candi-candi di jawa tengah memuja dewa syiwa. Penamaan candi barong pada bangunan candi ini adalah karena bangunan induk candi memiliki hiasan berbentuk kepala barong khas pulau dewata bali. Mengelilingi candi barong tidak membutuhkan waktu lama karena memang bangunan candi ini tidak terlalu luas. Menurut para ahli, candi barong merupakan sebuah bukit yang telah dipotong puncaknya sehingga travelers harus menaiki beberapa anak tangga untuk sampai di candi barong. Semakin sore travelers akan semakin betah untuk berlama-lama di kompleks candi ini terlebih jika travelers sedang berada di puncak candi. Pada bagian candi yang tinggi (teras puncak), travelers dapat melihat sunset yang indah sehingga sangat bagus untuk melakukan pemotretan pada moment itu. Jika travelers sudah tertarik dengan candi ini, maka datanglah ke alamat ini : Dusun Candi Sari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Pura Pakualaman

Yogyakarta tidak hanya memiliki keraton jogja yang berfungsi sebagai istana sultan hamengkubuwono namun juga memiliki istana lainnya yang berfungsi sebagai istana Pangeran Paku Alam mulai tahun 1813 sampai dengan tahun 1950  yaitu Pura Pakualaman. Dibandingkan dengan keraton jogja, pura pakualaman memiliki ukuran yang lebih kecil dan sederhana. Hal yang cukup menarik dari pura pakualaman adalah bangunan istana yang menghadap ke selatan, berkebalikan dengan keraton kesulatanan yogyakarta yang menghadap ke utara (Merapi). Hal ini dilakukan sebagai penghormatan kepada keraton kesultanan jogja yang telah lebih dulu berdiri.

Memasuki gerbang istana terdapat tanah lapang yang ditumbuhi pohon beringin yang bernama alun-alun sewandanan. Di alun-alun ini, tepatnya pada sore hari kita dapat menjumpai para pedagang kaki lima yang menjajakan makanan sehingga alun-alun ini sangat tepat sebagai tempat nongkrong kuliner yang asyik. Selain itu, didalam bangunan kompleks juga terdapat kolam yang dihiasi bunga teratai dan taman yang indah. Jika travelers adalah orang yang haus dengan sejarah, maka travelers bisa berkunjung ke museum dan perpustakaan yang terletakan di dalam kompleks istana pura pakualaman. Di museum ini, travelers dapat menyaksikan foto kerajaan pakualaman, dokumen perjanjian, atribut kerajaan, daftar silsilah keluarga kerajaan, koleksi pakaian, dan tidak lupa juga koleksi senjata istana pakualaman. Apa travelers mulai tertarik ? jangan ragu untuk mengunjungi istana yang penuh dengan nilai adat dan budaya jogja ini dengan datang ke alamat ini : Jl. Sultan Agung, Kecamatan Pakualaman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Museum Sonobudoyo

Setelah pura pakualaman, wisata lainnya yang patut untuk travelers kunjungi adalah Museum Sonobudoyo. Berada di seberang alun-alun utara yogyakarta, museum sonobudoyo menawarkan beragam koleksi keris dari berbagai daerah di nusantara yang dipajang di dalam museum ini. museum sonobudoyo diresmikan pada tanggal 6 november 1935 oleh Sri Sulthan Hamengkubuwono VII. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, museum ini dikelola oleh Pemerintahan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Walau sempat di ambil alih oleh Kementerian Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1974, namun pada akhirnya museum ini diserahkan kembali kepada Pemerintah Provinsi DIY setelah adanya kebijaksanaan tentang otonomi daerah.

Terdapat sekitar 1.200 buah keris yang dijadikan koleksi di museum ini. Berbagai bentuk dan tipe keris meramaikan koleksi museum ini. Keris yang dimiliki oleh museum ini tidak hanya keris yang berasal dari pulau jawa namun juga ada koleksi keris yang berasal dari luar pulau jawa seperti keris bali, keris madura, keris dari sulawesi, rencong dari aceh, dan mandau dari kalimantan. Selain keris juga terdapat benda peninggalan sejarah lainnya yang dimiliki oleh museum ini seperti kubur batu, topeng, wayang, kain batik, kapak batu, dan masih banyak lagi. jika travelers ingin mengunjungi museum ini, maka cukup datang ke alamat ini : Jl. Pangurakan No.6, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122.

 

  1. Museum Sasana Wiratama

Museum ini identik dengan perjuangan seorang pahlawan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, Pangeran Diponegoro. Museum ini adalah bekas rumah pangeran diponegoro yang merupakan seorang bangsawan yang kemudian menjadi seorang pahlawan yang tercatat dalam tinta emas sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia. Atas sumbangsih pangeran diponegoro terhadap negeri ini, di dirikanlah museum ini pada tanggal 09 agustus 1969 oleh Jendral TNI Soeharto sebagai monumen untuk mengenang perjuangan beliau.

Pangeran diponegoro merupakan keturunan langsung dari raja jawa yaitu anak dari Sultan Hamengkubuwono III. Kehidupan pangeran diponegoro sangat sederhana jauh dari kesan bangsawan. Sesuai dengan latar dimana museum berada, museum ini memiliki bangunan yang kental dengan arsitektur jawa. Ada sebuah tembok berlubang pada museum ini yang disebut (dalam bahasa jawa) dengan jebol. Tembok berlubang inilah yang menjadi saksi sejarah pangeran diponegoro ketika meloloskan diri dari kepungan belanda. Yang menarik adalah bahwa tembok ini dijebol dengan tangan kosong oleh sang pangeran. Koleksi yang ada pada museum ini sebagian besar didominasi oleh peralatan perang seperti keris, meriam, tombak, cincin, pedang, beding, tameng, peralatan kuda dan panahan, dan lain-lain. Dengan berwisata ke museum ini, travelers akan mengenang kembali perjuangan dan pengorbanan pangeran diponegoro dalam melawan penjajahan belanda. Jika travelers penasaran dan ingin mengetahui tempat yang pernah menjadi saksi sejarah sang pangeran diponegoro ini, maka segera kunjungi alamat ini : Jl. HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55244.

 

  1. Pasar Beringharjo

Sebutkan pasar tertua dan terbesar yang ada di yogyakarta ? maka jawabannya adalah pasar beringharjo. Pasar beringharjo seakan sudah mendarah daging menjadi ikon wisata shopping tradisional dihati para wisatawan. Bersama dengan malioboro, pasar ini telah menjadi ikon wisata di jogja yang tidak pernah terlewatkan oleh kunjungan para wisatawan. Keberadaan pasar ini pun bukan tanpa sebab, pasar ini memiliki ikatan historis yang cukup sentral dengan keraton jogjakarta. Keberadaan dan pembangunan pasar ini adalah sebagai salah satu elemen pilar dalam konsep Catur Tunggal. Konsep catur tunggal terdiri dari empat pilar yaitu Keraton Yogyakarta, Alun-Alun Utara, Pasar Beringharjo, dan Masjid Keraton. Catur Tunggal merupakan pola tatanan kerajaan yang didirikan guna mendukung pola pemerintahan Kesultanan Yogyakarta.

Pendirian pasar ini tidak lama setelah berdirinya Kesultanan Yogyakarta pada 1758 Masehi yang bertujuan sebagai tempat yang menyediakan dan memfasilitasi kegiatan ekonomi masyarakat yogyakarta. Nama beringharjo merupakan pemberian dari Sultan Hamengkubuwono VIII yang memiliki makna bering yaitu beringin dan harjo yaitu memberikan kesejahteraan. Dipasar ini travelers dapat menemukan berbagai macam batik, pakaian tradisional, bahkan pakaian modern. Selain itu juga travelers dapat menemukan objek shopping lainnya seperti tas, sepatu, sandal, dan lain-lain. Harga yang ditawarkan di pasar ini pun bervariasi. Namun travelers tidak perlu khawatir karena barang-barang yang diperdagangkan dipasar ini masih bisa di nego. Jika travelers ingin merasakan sensasi berbelanja di pasar legendaris ini, langsung saja datangi alamat ini : Jl. Pabringan No.1, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122.

 

  1. Kampung Wijilan

Travelers pasti tahu gudeg kan ? makanan khas jogjakarta yang terbuat dari nangka muda (gori) lalu dimasak dengan santan dan dicampur dengan bumbu rempah-rempah dan gula jawa. Rasa manis yang ada pada gudeg merupakan khas kekayaan cita rasa kuliner jogjakarta seakan melambangkan keramahan penduduk kampung ini. Kampung wijilan sudah tidak asing lagi dikalangan para wisatawan karena kampung ini merupakan Sentra Gudeg jogjakarta yang menyajikan kelezatan gudeg khas jogjakarta. Kampung ini juga dikenal sebagai Sentra Gudeg Wijilan atau Kampung Gudeg Wijilan.

Kampung wijilan masih termasuk kedalam lingkungan istana keraton jogjakarta. Gudeg yang ada di kampung ini terkenal karena kelezatannya karena dulunya gudeg merupakan salah satu makanan khas favorit keluarga keraton sehingga para istri abdi dalem memiliki kemampuan dalam membuat gudeg yang enak. Harga gudeg disini pun cukup variatif. Travelers dapat menemukan gudeg dengan harga yang paling murah Rp. 10.000, cukup murah untuk harga gudeg di tempat asalnya. Jika travelers ingin membeli gudeg sebagai oleh-oleh untuk keluarga dirumah maka travelers bisa membeli gudeg kering. Jika travelers ingin menikmati kelezatan gudeg di kampung para pembuat gudeg ini, maka datanglah ke Jl. Wijilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Pantai Jogan Jogjakarta

Jogja memiliki banyak pantai yang indah dan eksotis dengan panorama alam yang memukau. Salah satu pantai indah di jogja yang menjadi sorotan para pencinta pantai adalah pantai jogan. Keunikan pantai jogan adalah karena adanya air terjun yang terletak di bibir pantai. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter ini sudah sangat fenomenal dikalangan travelers. Selain itu, pantai ini juga tergolong masih sangat alami seakan merupakan surga yang tersembunyi yang dimiliki oleh yogyakarta.

Menuruni tebing yang licin dan basah dan melewati karang adalah upaya yang harus dilakukan agar travelers dapat menikmati guyuran air terjun ini. Tersedianya kayu-kayu sebagai pegangan ketika travelers sedang berusaha mencapai air terjun akan membuatmu merasa lebih terbantu. Untuk fasilitas di pantai ini sudah terdapat toilet umum dan warung kecil yang menjajakan makanan dan minuman. Namun untuk homestay dan hotel belum tersedia di pantai ini. untuk solusinya travelers dapat menyewa penginapan di sekitar pantai indrayanti yang telah tersedia penginapan dengan harga yang cukup murah. Jika travelers sudah tertarik untuk merasakan keindahan pantai jogan dan sensasi air terjun di pantai ini, maka datanglah ke alamat ini : Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Gunung Api Purba Nglanggeran

Berbicara tentang pariwisata alam yang ada di jogjakarta seakan tidak ada habisnya. Untuk rekomendasi wisata alam nan eksotis selanjutnya yang wajib untuk travelers kunjungi adalah Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung berapi ini merupakan sebuah gunung berapi aktif sekitar 60-70 tahun yang lalu. Namun sekarang gunung berapi ini sudah menjadi gunung berapi yang tidak aktif. Bentuk gunung api purba tidak seperti kebanyakan gunung lainnya yang kita ketahui, gunung purba ini memiliki bentuk seperti bukit batu besar yang dihiasi oleh aneka tumbuhan. Menurut sebuah penelitian, gunung api purba ini merupakan puncak dari gunung api merapi yang masih aktif sampai saat ini.

Berada pada deretan Pegunungan Baturagung, gunung purba ini kini menjadi objek wisata viral karena keindahan panorama alam yang dimilikinya. Keindahan yang dimiliki oleh gunung purba ini memancing siapapun untuk berkunjung kesini khususnya para pecinta alam dan hiking. Dengan konsep ekowisata, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menjadikan gunung purba ini sebagai objek wisata unggulan. Aktifitas yang dapat travelers lakukan di tempat ini antara lain menyaksikan keindahan sunrise dan sunset, berkemah, rock climbing atau panjat tebing, dan menikmati pemandangan alam yang indah dan menyegarkan di tempat ini. Jika travelers adalah pencinta wisata alam, maka tempat ini sangat direkomendasikan untuk travelers. Daripada travelers hanya mendengar tentang cerita keindahan gunung api purba yang sedang nge-hitz di jogja ini, lebih baik travelers langsung saja datang ke alamat ini : Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul.

  1. Goa Kalisuci

Melakukan aktifitas cave tubing adalah hal yang banyak disukai oleh para travelers. Kegiatan seru yang memacu adrenalin ini dapat travelers lakukan di Goa Kalisuci. Goa kalisuci berada di kawasan gunung kidul yogyakarta yang terkenal akan banyaknya pilihan wisata alam yang indah dan menakjubkan. Berada pada Kawasan Karst Gunung Sewu, goa kalisuci menyajikan sensasi wisata menyusuri sungai dan goa yang tak akan terlupakan.

Aktifitas cave tubing goa kalisuci terbilang cukup aman karena selama melakukan aktifitas ini, travelers akan didampingi oleh para professional. Selain itu, travelers juga akan dilengkapi dengan penunjang keamanan seperti pelampung, ban pelampung, pengaman lutut dan kaki, headlamp, serta helm. Selama perjalanan menyusuri sungai didalam goa kalisuci, travelers akan disuguhkan pemandangan stalagtit dan stalagmit yang menakjubkan. Untuk lokasi goa kalisuci, travelers bisa datang ke alamat berikut ini : Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Bukit Bintang – Patuk Gunung Kidul

Wisata bukit bintang merupakan wisata yang difavoritkan oleh para travelers pada malam hari. Tempat ini juga sangat cocok sebagai tempat nongkrong di malam hari. Taburan bintang dilangit dan kerlap-kerlip lampu rumah penduduk menjadi pemandangan yang seru jika berada di tempat ini. waktu yang cocok untuk menikmati keindahan ini adalah ketika senja tiba sampai berganti menjadi malam. Tempat ini juga merupakan spot yang sangat bagus untuk melihat sunset.

Sejak sore hari, biasanya bukit bintang sudah dipadati oleh para pengunjung khususnya para pasangan muda. Mereka yang ke tempat ini biasanya setelah selesai menikmati keindahan pantai yang ada di kawasan gunung kidul dan hendak menghabiskan waktu malam mereka disini. Suasana hening nan anggun kota jogja di malam hari tampak jelas jika travelers di atas bukit ini. udara yang sejuk dan kabut-kabut yang menutupi bukit-bukit di sekitar kawasan akan travelers rasakan ketika datang waktu malam. Selain itu travelers juga bisa menikmati secangkir kopi atau teh poci agar tubuhmu tetap dalam keadaan hangat dengan mendatangi beberapa warung dan kedai kopi yang ada di tempat ini.  Jika travelers juga ingin merasakan suasana sejuk di bukit bintang dengan pemandangan lampu rumah penduduk yang berirama, maka travelers cukup untuk mengunjungi alamat ini : Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

  1. Hutan Mangrove – Kulon Progo

Tempat wisata populer selanjutnya yang wajib untuk travelers kunjungi adalah Hutan Mangrove yang berada di Kabupaten Kulon Progo. Kabupaten kulon progo kini telah menjadi tujuan wisata yang memiliki daya tarik bagi para wisatawan selain kabupaten sleman dan kabupaten bantul. Hutan mangrove yang akan kita bahas kali ini berada di pantai congot. Pantai yang merupakan muara dari sungai bogowonto ini memiliki hutan mangrove yang kini ramai dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai kota.

Pepohonan mangrove juga berfungsi sebagai penangkal dari proses abrasi (pengikisan) yang terjadi di pantai. Namun pepohonan mangrove disini memiliki penataan yang sangat bagus sehingga tak heran jika sekarang hutan mangrove ini menjadi objek wisata baru di kabupaten kulon progo. Selain itu juga terdapat jembatan bambu sebagai sarana untuk menjelajahi hutan mangrove ini. jembatan bambu ini juga merupakan spot yang sangat bagus dan dijamin akan membuat foto travelers instagrammable. Jika malas berjalan-jalan, travelers juga bisa menyewa sebuah perahu untuk mengelilingi hutan yang sejuk ini. Jika travelers sudah tertarik untuk merasakan sensasi alam dan hijau nya hutan mangrove di tempat ini, datanglah ke alamat ini : Pasir Mendit, Jangkaran, Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55654.

 

  1. Hutan Pinus Imogiri

Kabupaten bantul juga tidak ketinggalan dengan wisata alam nya yang menakjubkan. Salah satu wisata alam menakjubkan yang wajib untuk kunjungi selanjutnya adalah Hutan Pinus Mangunan atau dikenal juga dengan nama Hutan Pinus Imogiri. Hutan pinus ini sebenarnya masuk dalam kawasan hutan mangunan. Karena jarak dari imogiri dan mangunan yang tidak terlalu jauh, orang-orang juga menyebut tempat ini dengan sebutan Hutan Pinus Imogiri. Berdiri diatas lahan seluas 500 Hektar, hutan ini menawarkan jajaran ribuan pinus yang memberi kesan dramatis pada tempat ini.

Pepohonan pinus yang berjejer di tempat ini tertata dengan rapi dan apik. Hutan pinus ini berada dalam Kawasan Resort Pengelolaan Hutan Mangunan. Hutan pinus ini menawarkan ketenangan dan panorama yang indah untuk dinikmati. Tak heran jika banyak pasangan yang memanfaatkan tempat ini sebagai tempat pre-wedding mereka. Hutan pinus yang rimbun ini sangat cocok untuk dijadikan spot fotografi seolah travelers sedang berada di dalam film drama percintaan korea. Selain itu intagrammu akan semakin lebih indah jika diisi dengan foto di hutan pinus ini yang dijamin bakalan instagenic. Jika travelers ingin mengambil spot foto dan menikmati suasana asri hutan pinus mangunan, maka travelers bisa berkunjung ke alamat ini : Jalan Hutan Pinus Nganjir, Mangunan, Dlingo, Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783.

 

  1. Pantai Indrayanti

Selain pantai jogan, pantai indah lainnya yang ada di kabupaten gunung kidul adalah Pantai Indrayanti. Sebenarnya nama untuk pantai indrayanti adalah pantai pulang syawal. Penamaan indrayanti adalah berasal dari pemilik sebuah Cafe & Restoran yang juga sekaligus sebagai pasangan suami istri yang bernama bapak indra dan ibu yanti. Karena nama pantai indrayanti yang sering diucapkan oleh para wisatawan karena mudah untuk diingat, akhirnya pantai ini terkenal dengan nama pantai indrayanti.

Keindahan pantai ini terletak pada air nya yang begitu jernih dan pasir putih yang terhampar di pinggir pantai. Selain itu pantai indrayanti juga terkenal akan kebersihan pantai nya yang bebas dari sampah. Untuk masalah fasilitas yang ada pada pantai ini terbilang cukup lengkap. Beberapa fasilitas yang ada di pantai ini antara lain toilet, cafe, restoran, rest area, dan penginapan pun juga tersedia di pantai ini. Selain itu di pantai ini travelers juga bisa bermain Jet Sky yang telah di persiapkan oleh pihak pengelola pantai. Jika travelers ingin mencoba keindahan pantai ini, datanglah ke alamat ini : Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Taman Budaya Yogyakarta

Taman Budaya Yogyakarta berlokasi tidak jauh dari pasar beringharjo. Berlokasi di sekitar kawasan Universitas Gadjah Mada, taman budaya yogyakarta dibangun pada tanggal 11 Maret 1977 dengan nama Purna Budaya. Tempat yang berfungsi sebagai pusat budaya ini diresmikan oleh Sri Sulthan Hamengkubuwono IX. Tempat ini didekasikan untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan masyarakat lokal sekaligus sebagai wadah untuk menyalurkan kreatifitas para seniman yogyakarta.

Terdapat 2 bangunan utama yang ada pada Taman Budaya Yogyakarta. Yang pertama adalah Concert Hall Taman Budaya yang berfungsi sebagai ruang pagelaran seni. Di dalam concert hall biasanya diadakan pertunjukan seni, diskusi sastra, dan pameran seni rupa. Yang kedua adalah Sociatet Militair yang berfungsi sebagai tempat pertunjukan musik, pentas tari, teater, dan pertunjukan seni lainnya. Selain itu juga terdapat fasilitas lainnya yang ada pada gedung kebudayaan ini antara lain perpustakaan, musholla, toilet, cafe, dan lain-lain. Jika travelers memang pencinta seni maka travelers travelers haru mengunjungi tempat yang satu ini. untuk alamat taman budaya yogyakarta, bisa travelers datangi ke alamat ini : Jalan Sriwedani, No 1 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Jogja Bay Waterpark

Mega Wahana Permainan ini merupakan tempat yang sangat pas untuk berlibur bersama keluarga. Dengan mengusung tema pirates atau bajak laut, jogja bay waterpark merupakan waterpark terbesar yang ada di indonesia. Wisata wahana air ini menawarkan sensasi seru beragam permainan air yang cukup variatif dan dijamin akan membuat liburan mu ke jogja menjadi tidak akan terlupakan. Walaupun sekilas terlihat seperi wahanan permainan air yang ada di luar negeri seperti Tokyo Disney Sea, namun waterpark ini masih mempertahankan unsur jawa dalam konsep dan bangunan wisata air ini.

Banyak nya pilihan wahana permainan merupakan keuntungan yang akan travelers dapatkan dengan berkunjung ke tempat ini. sensasi merasakan wahana permainan air kelas dunia pun akan travelers dapatkan di tempat ini. Beberapa wahana permainan yang ada di tempat ini antara lain Timo-timo Rider, Volcano Coaster, Memo Racer, Jolie Raft River, South Beach, Ziggy Giant Barrel, Bekti Adventure, Brando Boomeranggo, Hip Playground, Kula Playpool, Donte Wild River, dan Mimi Family. Jika travelers ingin merasakan keseruan sensasi wahana permainan di waterpark ini, maka travelers bisa kunjungi ke alamat ini : Jl. Utara Stadion, Jenengan, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.

 

  1. Pantai Nglambor

Di Pantai ini travelers tidak hanya dapat melakukan aktifitas berenang di pantai, namun travelers juga dapat melakukan snorkeling. Pantai Nglambor, Gunung Kidul terletak diantara pantai jogan dan pantai siung. Pantai yang terlindung oleh pulau karang ini dulunya merupakan pantai yang sangat sepi. Alasan kenapa pantai ini dulu nya sepi adalah karena aksesnya yang tidak mudah dijangkau oleh para wisatawan dan dimensi pantai yang tidak terlalu luas.

Arus ombak yang dimiliki oleh pantai ini terbilang cukup tenang dan aman untuk berenang. Pantai ini memiliki bentuk seperti cekungan pada permukaan air nya sehingga sangat cocok untuk dijadikan tempat snorkeling. Selain itu, bukit karang yang ada pada pantai ini membuat air ombak yang sampai ke tepi pantai menjadi jinak karena ombak air telah dipecah oleh bukit karang yang ada pada pantai ini. Pantai nglambor kini sudah ramai oleh para wisatawan yang datang dari berbagai kota. Jika travelers ingin mencoba untuk melakukan aktifitas snorkeling di pantai ini, maka travelers bisa berkunjung ke alamat ini : Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

  1. Pantai Timang

Pantai yang akan kita ulas selanjutnya masih berada di kabupaten gunung kidul, Yogyakarta. Pantai timang memiliki pasir berwarna seperti pantai-pantai lain nya yang ada di yogyakarta. Terletak diantara pantai siung dan pantai sundak, pantai timang masih sulit diakses oleh para wisatawan. Jalanan bebatuan nan terjal merupakan tantangan yang harus travelers lalui sepanjang perjalanan menuju pantai indah ini. Dibalik akses yang terbilang cukup sulit dan sangat menantang, pantai ini juga tak lupa menawarkan panorama alam yang sangat mempesona.

Pantai timang terbagi menjadi dua area yang berbeda. Area pertama (sebelah timur) memiliki pantai dengan pasir putih seperti kebanyakan pantai-pantai lainnya di yogyakarta, dan Area kedua merupakan area perbukitan bebatuan yang terjal dan berbatasan langsung dengan laut. Pada area kedua, terdapat sebuah batu besar yang dikenal dengan nama Batu Panjang atau pulau panjang. Hal yang seru dari pantai timang adalah travelers dapat menaiki gondola / kereta gantung yang terbuat dari bambu untuk menyebrang kepantai ini. Walau travelers harus mengeluarkan biaya untuk menaiki gondola tersebut, namun pengalaman dan sensasi yang travelers dapatkan akan melebihi biaya menaiki kereta gantung tersebut. Oh iya, pantai ini juga terkenal sebagai habitat Lobster yang memiliki nilai jual lumayan tinggi bagi penduduk setempat. Jika setelah membaca artikel ini travelers tertarik untuk meluncur ke pulau timang, langsung travelers datangi alamat ini : Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

  1. Museum Benteng Vredeburg

Sekarang kita menuju ke pusat kota jogja. Salah satu objek wisata yang sudah sangat familiar di pusat kota jogja ini adalah Museum Benteng Vredeburg. Wisata ini sangat cocok bagi travelers yang senang dengan edukasi sejarah , seni, dan kebudayaan. Benteng bersejarah ini dibangun pada 1765 oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan dalih untuk menjaga keamanan Keraton Jogjakarta. Namun maksud sebenarnya Pemerintah Hindia Belanda membangun benteng ini adalah untuk mempermudah pemantauan segala aktifitas yang berkaitan dengan Keraton Jogjakarta. Memiliki luas sekitar 2100 M2, benteng ini memiliki bentuk segi empat dengan menara pengawas pada tiap sudut nya.

Pada awalnya benteng ini diberi nama “Restenburg” yang berarti benteng peristirahatan. Hingga pada tahun 1867 ketika terjadi gempa bumi yang dahsyat di jogjakarta, benteng ini berganti nama menjadi Benteng “Vredeburg” yang berarti benteng perdamaian. Benteng ini telah beberapa kali mengalami pengalihan fungsi diantaranya pada 1760-1830 benteng ini berfungsi sebagai benteng pertahanan, lalu pada tahun 1830-1945 benteng ini berfungsi sebagai Markas Militer Belanda dan Jepang, dan Pada tahun 1945-1977 benteng ini menjadi Markas untuk Tentara Republik Indonesia. Hingga akhirnya pada 23 November 1992, benteng ini secara resmi dijadikan sebagai Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Yogyakarta. Jika travelers ingin menambah pengetahuan mu tentang sejarah bangsa indonesia, tidak ada salahnya travelers kunjungi benteng bersejarah ini. Jika travelers tertarik, langsung saja travelers datangi alamat ini : Jl. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta.

  1. Taman Pelangi Monjali

Jogja selalu terkenal akan keindahan tiap sudut kota nya yang menawan dan menarik untuk dikelilingi oleh para wisatawan. jalan-jalan dan berkeliling dikota jogja adalah hal seru yang tidak boleh dilewatkan termasuk pada malam hari. Wisata Taman Pelangi Monjali adalah salah satu wisata seru yang bisa travelers nikmati pada malam hari. Tempat wisata malam yang terletak di halaman Museum Monumen Jogja Kembali ini menyuguhkan suasana romantis yang sangat pas untuk travelers kunjungi bersama pasangan mu. Wisata yang termasuk kedalam kategori wisata keluarga ini menyuguhkan pemandangan lampion-lampion warna warni yang memiliki keragaman bentuk serta ukuran.

Kehadiran lampion-lampion tersebut seakan menjadikan tempat ini semakin hidup pada malam hari. Lampion-lampion yang ada disini merupakan miniatur dari berbagai bentuk yang ada di sekeliling kita seperti lampion dengan miniatur tokoh kartun, wajah pemimpin negara, bangunan, flora, dan fauna. Suasana malam yang travelers lewati disini pun akan terasa menyenangkan dengan kehadiran lampu kerlap-kerlip yang ada di taman ini. tidak lupa juga tersedia beberapa wahana yang meramaikan tempat wisata ini seperti speed boat, bola air, bom-bom car, becak mini, trampolin, perahu dayung, puri hantu dan lain-lain. Jika travelers tertarik untuk merasakan sensasi dan keseruan malam hari di tempat ini, langsung kunjungi alamat ini : Jalan Ringroad Utara, Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

  1. Jurang Tembelan

Objek wisata alam yang satu ini merupakan tempat wisata yang sedang populer di jogjakarta. Tempat wisata alam ini sangat pas bagi travelers para pencinta foto selfie. Tempat eksotis ini berlokasi di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Bantul, Yogyakarta. Berjarak sekitar 22 Km dari kota yogyakarta, jurang tembelan cukup ramai dikunjungi para pasangan muda mudi yang sekaligus ingin berfoto selfie di tempat ini. selain itu tempat ini juga dapat travelers jadikan sebagai tempat untuk menikmati Sunrise. Waktu terbaik untuk menikmati sunrise adalah pada saat musim kemarau karena ketika musim hujan, tempat ini dikelilingi oleh awan dan kabut yang cukup tebal.

Menikmati suasana alam indah di tempat ini, travelers bisa sambil minum secangkir kopi. Di tempat ini sudah tersedia warung kopi sehingga travelers tidak perlu repot-repot membawa termos dan air panas. Pemandangan kebun buah mangunan dan sungai elo terlihat jelas dari tempat ini dikarenakan lokasi nya yang berada di dataran tinggi sehingga sangat cocok bagi travelers para pencinta fotografi untuk mengambil foto dengan orientasi lanscape. Fasilitas yang di tawarkan oleh objek wisata ini antara lain gazebo, warung , Dua gardu pandang, dan tempat parkir. Tidak ada salah nya travelers untuk mengunjungi tempat indah yang satu ini karena selain alam nya yang masih sangat asri, tempat ini juga menawarkan spot foto yang akan mempercantik dinding instagram mu.

  1. Tebing Watu Mabur

Wisata yang tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial ini berada di Bantul, Yogyakarta. Tebing Watu Mabur populer karena menawarkan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang sangat apik untuk dinikmati. Selain itu, wisata tebing watu mabur merupakan wisata bumi perkemahan atau yang bisa disebut sebagai camping ground. Suasana asri dan sejuk pada tempat ini dikarenakan lokasi wisata yang berada di area perbukitan.

Berada tidak jauh dari hutan pinus mangunan, objek wisata yang satu ini menawarkan spot foto selfie yang menarik. Tempat ini juga merupakan tempat yang sangat cocok untuk travelers refreshing dari segala aktifitas harian mu yang melelahkan. Sebagai penunjang untuk travelers ber-foto selfie, tempat ini sudah dilengkapi oleh gardu pandang yang memang sedang lazim ada di setiap wisata perbukitan. Di gardu pandang ini, travelers dapat melihat sambil mengambil foto alam sekitar yang sangat indah di hiasi oleh kabut di sekitar kawasan ini. jika travelers tertarik untuk datang ke tempat wisata ini, travelers bisa datang ke alamat ini : dusun Lemahang, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

  1. Bukit Panguk Kediwung

Masih membahas tentang wisata perbukitan, wisata perbukitan indah yang ada di yogyakarta lainnya selain tebing watu mabur adalah Bukit Panguk Kediwung. Wisata bukit panguk kediwung terletak tidak jauh dari kebun buah mangunan. Pemandangan indah nan cantik terlihat jelas dari tempat berkat adanya kabut tebal yang menjadi selimut bagi kawasan wisata ini. Tak heran jika bukit ini menjadi favorit para pencinta fotografi karena menawarkan spot yang sangat bagus dan tentunya menarik untuk photo session.

Walaupun tempat wisata ini menawarkan keindahan alam yang akan membuat takjub siapapun yang memandangnya, namun travelers tak perlu khawatir masalah biaya masuk karena untuk berkunjung ke tempat ini, travelers akan dikenakan tarif  dengan harga yang sangat terjangkau yaitu hanya sebesar Rp. 2000 untuk sepeda motor dan Rp.5000 untuk mobil. Terdapat beberapa gardu pandang di bukit ini yang bisa travelers pilih sesuka hati untuk tempat mu ber foto selfie sambil menikmati keindahan alam di kawasan ini. Selain menjadi tempat yang cocok untuk menikmati sunrise, tempat ini juga sangat cocok untuk membuang segala rasa penat dan hiruk pikuk yang selama ini travelers jalani sekaligus tempat yang sangat pas untuk mencari inspirasi. Terdapat pula beberapa gazebo bagi para wisatawan untuk beristirahat sambil santap makan jika travelers lapar. Tak perlu khawatir jika travelers tidak membawa bekal karena di tempat ini juga menyediakan beberapa warung makan yang selalu siap untuk melayani para wisatawan yang datang ke tempat ini. Biaya masuk tempat wisata yang sangat murah, keindahan alam yang mempesona, serta tersedianya fasilitas yang memadai bagi para wisatawan, so setelah ini apalagi yang travelers tunggu untuk tidak berkunjung ke tempat ini?

  1. Wisata Kalibiru Kulon Progo

Sekarang saatnya kita merasakan keindahan hijau nya alam di kawasan pegunungan. Tempat wisata yang sudah sangat populer di yogyakarta ini juga memiliki gardu pandang sama seperti bukit panguk kediwung. Berlokasi di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta, Gardu pandang yang mengarah ke perbukitan ini seakan ingin menampakkan eksotisme dan pesona alam yang dimiliki oleh kawasan wisata ini.

Tempat wisata kalibiru asalnya adalah sebuah nama hutan yang kini dikelola menjadi tempat wisata yang cantik. Tempat wisata ini dikelola oleh pemerintah bersama masyarakat setempat sehingga kalibiru menjadi wisata alam sekaligus edukasi yang menjadi favorit para wisatawan. Kehadiran gardu pandang di tempat ini menjadi salah satu daya tarik para wisatawan karena di gardu pandang (menara pandang) tersebut para wisatawan biasanya berfoto selfie dengan latar belakang pegunungan. Jika travelers ingin mengambil foto dengan latar belakang yang bagus untuk instagram travelers, maka tempat ini merupakan tujuan wisata yang sangat tepat untuk mengambil spot foto yang dijamin bakalan fotogenik.

  1. Goa Kiskendo

Goa bersejarah ini merupakan tempat wisata edukasi dan sejarah yang sudah sangat terkenal di Kota Yogyakarta. Berada di Kabupaten Kulon Progo, goa ini termasuk kedalam salah satu geoheritage yang ada di yogyakarta. Terdapat sebuah kisah yang beredar di kalangan masyarakat sekitar. Konon, goa ini merupakan tempat tinggal bagi kakak beradik yang memiiliki kepala kerbau dan sapi yang bernama Mahesasura dan Lembusura. Di goa inilah pertempuran sengit kakak-beradik melawan subali, manusia kera pun terjadi. Kisah tentang pertempuran mereka terukir jelas dalam relief yang dapat travelers temukan pada bagian kanan dan bagian kiri sisi sebelum masuk pintu goa.

Goa kiskendo berada di kawasan perbukitan karang menoreh dengan ketinggian sekitar 1.200 meter. Terdapat beberapa ruang yang diduga adalah milik kerajaan seperti singgasana, ruang penyimpanan / lumbung, dan jalur rahasia. Goa ini dianggap sebagai tempat yang keramat dan sakral oleh masyarakat sekitar sehingga para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini harus mematuhi peraturan dan larangan yang ditetapkan untuk para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Peraturan dan larangan yang ada pada tempat ini tentunya untuk kebaikan travelers juga dan tidak akan mengganggu kenyamanan perjalanan wisatamu ke goa ini. Untuk masalah fasilitas yang ada pada kawasan goa ini terbilang cukup lengkap seperti pendopo untuk tempat beristirahat, lahan parkir yang cukup luas, dan toilet umum. Jika setelah membaca artikel ini travelers tertarik untuk melakukan perjalanan ke goa bersejarah ini, maka travelers bisa datang langsung ke alamat ini : Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupatan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Candi Kalasan

Untuk wisata terakhir yang akan kita ulas pada artikel ini adalah Candi Kalasan. Candi yang merupakan tempat sakral bagi Umat Budha ini berfungsi sebagai Vihara sekaligus pernghormatan kepada Tarabhawana (Dewi Tara), yaitu seorang bodhisattva wanita . Candi kalasan didirikan pada tahun 778 Masehi persis seperti yang termuat didalam prasasti kalasan. Dalam prasasti tersebut tertulis bahwa Maharaja Tejapurnama Panangkarana mendirikan sebuah bangunan suci atas saran seorang penasehat keagamaan yaitu Wangsa Syailendra. Tujuan didirikannya bangunan suci tersebut adalah sebagai tempat pemujaan terhadap Dewi Tara sekaligus sebagai biara bagi para pendeta Budha.

Sisi lain yang menarik dari bangunan candi kalasan adalah terletak pada tembok luar candi yang dinamakan Bajralepa. Bajralepa merupakan (mirip) sebuah plester atau lapisan pada ukiran batu halus. Dengan ukiran yang rumit menyerupai motif batik, Lapisan tersebut di lapisi ke batu dan akan menyala memantulkan sinar rembulan terutama ketika bulan purnama. Bangunan dan bagian atas candi dihiasi oleh ukiran-ukiran yang sangat indah khas kerajaan jawa pada zaman nya. Selain itu juga terdapat empat ruang yang digunakan sebagai tempat penyembahan yang tidak boleh dimasuki oleh para wisatawan. Pada sekeliling dinding candi terdapat banyak cekungan berisikan arca. Pada bagian atas candi, memiliki bentuk kubus yang melambangkan Puncak Meru. Pada batas pada bagian atas candi dan bangunan candi terdapat deretan hiasan makhluk kerdil yang dinamakan dengan Gana. Selain nilai sejarah nya yang sangat kental, wisata candi ini juga menawarkan biaya masuk yang sangat murah yaitu sebesar Rp. 2000 saja. Dari 2 alasan itu rasanya sangat disayangkan jika travelers melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke candi yang penuh dengan nilai sejarah ini. Jika travelers sudah ada keinginan untuk berkunjung ke tempat ini, langsung saja travelers pergi ke alamat ini : Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain 40 tempat wisata hitz dan seru di jogja yang telah kita bahas diatas, masih banyak lagi tempat wisata di jogja lainnya yang juga tidak kalah seru seperti yang telah kita bahas di artikel sebelum nya 12 Objek Wisata Alam Gunung Kidul Yogyakarta . jika travelers ada info seputar tempat wisata di jogjakarta maupun seluruh indonesia yang belum kami ulas maupun terlewat, jangan ragu untuk meninggalkan komentar dan saran kepada kami.

Semoga artikel singkat ini bermanfaat untuk travelers yang sedang mencari destinasi wisata lokal yang ada di Indonesia . jika travelers ingin tahu review destinasi wisata lokal Favorit di Indonesia maupun destinasi wisata internasional Favorit lainnya, silahkan berikan kami info tujuan destinasi wisata yang travelers ingin tahu di kolom komentar.

Bagi travelers yang tidak mau repot mengurus segala akomodasi dan berencana mengisi liburan domestik dan internasional, kami juga mempunyai beragam paket wisata hemat dan murah tour & travel domestik dan internasional lainnya. selain itu kami juga melayani Paket Haji dan Umroh dengan harga yang terjangkau dan mengutamakan kualitas pengalaman dalam perjalananan anda. Kami memiliki berbagai macam pilihan paket-paket wisata yang hemat dan pastinya tidak menguras budget para travel lovers.

See you and salam travelers

cakra buana agen wisata tour and travel internasional dan domestik

Melayani paket wisata tour and travel juga perjalanan haji dan umroh dengan harga yang termurah dan terjangkau se indonesia

Jika Artikel ini bermanfaat untuk wawasan destinasi wisata mu, silahkan share dan beri kami saran dan masukan tentang destinasi wisata lainnya yang ingin kamu tahu di kolom komentar dibawah ini . .

 

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami di

Whatsapp : 0812 9495 2205

Instagram : cakrabuana_tourtravel

Fb Fans Page : @cakrabuanatourtravel

Twitter : cakrabuana_indo

Email : marketing@cakratour.co.id

Artikel Terkait : wisata jogja terbaru 2018, wisata jogja kota, tempat wisata jogja malam hari, tempat wisata di jogja pantai, tempat wisata jogja murah meriah, wisata air jogja, tempat instagramable di jogja, wisata sore jogja, tempat wisata kuliner di jogja, wisata jogja terbaru dan terfavorit, tempat wisata jogja malam hari, tempat wisata di jogja pantai. tempat wisata jogja murah meriah, wisata jogja kota, wisata jogja terbaru 2018, taman pintar yogyakarta

About the Author

By cakrabuanatravel / Administrator, bbp_keymaster

Follow cakrabuanatravel
on Sep 05, 2018

paket wisata tour and travel murah dan berkualitas Melayani paket wisata tour and travel juga perjalanan haji dan umroh dengan harga yang termurah dan terjangkau se indonesia #cakrabuanatour #cakrabuanatourtravel #shopping #leisure #holidayfun #Domestik #Domestiktravel #internationaltravel #travelmurah #tour #touring #travel #travelling #tourandtravel #travelmurahseindonesia #travelterpercaya #agenpakettourandtravel #travelaman #pakethaji #paketumroh #pakethajidanumroh #wonderfulindonesia #indonesia #explore #Backpacker #Adventure #paketwisatamurah

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *